Yayasan Bina Fata Indonesia
Didirikan dengan semangat pengabdian tinggi untuk mendampingi kelompok masyarakat rentan dan membekali masa depan generasi penerus bangsa.
Sejarah Pendirian & Legalisasi
Yayasan Bina Fata Indonesia berawal dari sebuah sanggar kepedulian mengajar non-formal di pinggiran Kabupaten Lombok Timur pada tahun 2019-an. Sanggar ini diinisiasi oleh para guru, akademisi, dan pekerja sosial yang prihatin atas tingginya angka putus sekolah dan anak terlantar.
Dengan komitmen bersama, pada tahun 2019 yayasan diresmikan secara hukum di bawah Kemenkumham Republik Indonesia, memperluas jangkauan layanan dengan mendirikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) terakreditasi, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) inklusif, serta Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) yatim piatu.
Visi Yayasan
"Menjadi lembaga sosial dan pendidikan terkemuka yang mandiri, amanah, serta unggul dalam mencetak generasi berkarakter, cerdas, berketerampilan, dan sejahtera."
Misi Yayasan
Menyelenggarakan pendidikan non-formal kesetaraan yang berkualitas, ramah lingkungan, dan terjangkau bagi warga masyarakat yang membutuhkan.
Mengembangkan potensi anak usia dini melalui pendekatan pembelajaran karakter religi, emosional, dan motorik yang seimbang.
Memberikan pengasuhan panti asuhan LKSU yang penuh kasih sayang, menjamin beasiswa kelanjutan pendidikan, serta membekali keahlian kemandirian ekonomi.
Membangun sinergi kolaborasi dengan dinas pemerintah, donatur, serta mitra praktisi akademis guna kelancaran program yayasan.
Dewan Pengurus Yayasan
Tokoh pilar penggerak operasional dan pembimbing nilai di Yayasan Bina Fata.
H. Ahmad Mulyadi, M.Pd
Ketua Dewan Pengurus
Berpengalaman 20 tahun di dunia manajemen pendidikan kesetaraan.
Hj. Ratih Amalia, SE
Sekretaris & Bendahara
Mengawal transparansi keuangan, perizinan dinas, serta manajemen donasi.
Drs. Suherman, M.Si
Kepala Vokasi & Humas
Menyusun kemitraan keterampilan sablon, komputer, dan relawan luar negeri.
